Arsip Tag: Cerita kehidupan

Foto-Foto Perjuangan Ibu dan Anak ini akan membuat anda terus bersyukur


image

Foto seorang ibu perajin sekaligus menjual sendiri anyaman bambu. Saat berjualan ia terpaksa mengajak anaknya yang masih kecil yang kadang harus mengantuk saat dibonceng.

Baca lebih lanjut

Kisah Anak Perwira Polisi Yang Suka Nongkrong Di Kuburan


image

Foto dan Reportase : FB Mamang Pritidina

Anak muda ini namanya Galuh, dia mahasiswa fakultas hukum semester akhir, Universitas Muhammadiyah Jember. Dari sisi keluarga dia anak orang berada, bapaknya berpangkat Ajun Komisaris Polisi di jajaran Polres Jember.

Baca lebih lanjut

Berilah Sedikit Simpati Pada Pelayan Swalayan


Di era facebook ini, salah satu kebiasaan yg baru muncul adalah. Suka membagikan berita yang menyudutkan orang/profesi tertentu.

Berita jelek, berita yang belum tentu benar. Hingga status yang ditulis karena emosi “haid” pun, laku untuk dibagikan. Pokoknya syarat utamanya adalah “isinya harus menjonru, menjelekkan, memojokkan dan merusak reputasinya”. Yang paling favorit jadi objek ya Pak Jokowi.

Baca lebih lanjut

Futsal itu (Bisa) Membunuhmu, Selamat Jalan Sobat.


Salah satu kenangan saat kami berziarah ke makam Gus Dur

Salah satu kenangan saat kami berziarah ke makam Gus Dur, almarhum yang ditengah berkaos biru

Maaf sobat, blog sempat terlantar 2 hari. Saya tertimpa sebuah kejadian yang luar biasa berat. Teman sekaligus tetangga, meninggal dunia setelah bermain futsal bersama saya. Rasanya, mak jlebbb soob. Baca lebih lanjut

Kisah Bocah Penjual Sate asal Brebes Ini Bikin Trenyuh


Wisnu, Bocah Penjual Sate asal Brebes. Foto: ICJ

Wisnu, Bocah Penjual Sate asal Brebes. Foto: ICJ

Namanya Wisnu usia 13 tahun, warga dusun Bantarsari RT.03/04, Cikeusal Kidul, Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah. Sehari hari dia berjualan sate ayam. Setiap hari mengayuh sepeda 13 km, panas terik tak membuatnya patah semangat demi mencukupi kebutuhan, adik dan neneknya. Ibu Bapaknya entah pergi kemana setelah bercerai.

semangat nak, mudah-mudahan ada donatur yg membelikan sepeda baru dan peduli dengan keadaanmu..amin. Lihat sob ban sepeda depanya, sampai dibebet tali karena kembung. 😥 Baca lebih lanjut

Mbah Subagyo, Sang Penjual Jasa Mengerjakan Soal Matematika Pinggir Jalan Kotagede Jogja


jual jasa garap matematika

Bermodalkan sebuah meja kecil berukuran 1×1 meter, Subagyo (60) dengan sabar menunggu siapa saja yang kesulitan mengerjakan soal metematika dan membutuhkan bantuanya. Itulah cara Subagyo mengais rezeki di tempat praktiknya di emperan Kantor Pos Kotagede, Yogyakarta. Sejak November 2014 yang lalu, ia mencoba menawarkan jasa yang terbilang unik yakni jasa menggarap soal matematika.

Meski terbatas fisiknya, Subagyo tak menyerah dan berusaha menghidupi istri dan dua orang anaknya. Ide menjual jasa mengerjakan soal matematika ini datang ketika Subagyo mengetahui dari televisi ada penjual jasa penerjemah bahasa Inggris dan Belanda di pinggir jalan.

“Jika ada yang menjual jasa menerjemahkan bahasa asing, kemungkinan jasa mengerjakan soal matematika juga akan ada peminatnya,” cerita Subagyo

Dijelaskanya, dia memilih jasa pengerjaan soal matematika karena sejak duduk di bangku SMP sudah suka matematika. Saat ini dia menerima pengerjaan soal dari pendidikan jenjang SD hingga SMA.

Pekerjaan yang dilakukanya ini sebagai cara Subagyo tetap menghidupi keluarga dan dua orang anaknya yang masih sekolah. Apalagi usaha advertising kecil-kecilan yang digeluti sejak tujuh tahun yang lalu sedang lesu.

Pernah kuliah di UGM

Kemampuannya dalam ilmu matematika dia dapat dari bangku pendidikan. Bahkan Subagyo pernah mengenyam pendidikan hingga bangku kuliah, yakni di Teknik Kimia UGM.

“Kerena beragam hambatan, termasuk hambatan biaya, saya tidak bisa menyelesaikan kuliah saya,” ujar Subgyo.

Untuk bisa mengerjakan soal-soal matematika dari jenjang SD hingga SMA, dia harus terus belajar. Tetapi hal tersebut tidak menjadi masalah, karena sejak awal dirinya sudah mencintai ilmu matematika.

Dengan menggunakan motor tuanya jenis Honda Astrea 700 yang telah dimodifikasi menjadi motor roda tiga, setiap pukul 06.00 WIB, Subagyo berangkat dari rumahnya yang terletak di Pleret Bantul.

Hampir dua bulan mencoba peruntungannya menjual jasa mengerjakan soal matematika, Subagyo mengaku belum banyak menerima pesananan. Untuk tiap soal yang dikerjakan, dirinya mematok tarif mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. (Sumber tribunnews)

Semoga selalu dimudahkan rizkinya ya mbah